Social Items

Tampilkan postingan dengan label Filosofi Kopi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Filosofi Kopi. Tampilkan semua postingan

Jika selama ini kamu masih saja mengkonsumsi berbagai informasi dari internet, maka teruskan saja terbodohi oleh hoaxnya berita-berita bohong itu. Atau bahkan kamu selama ini adalah penikmat berita-berita gak jelas itu?

Tapi tidak apa-apa, saya tidak akan mempermasalahkannya. Karena toh mungkin sekarang kamu sedang mengkonsumsi secangkir kopi ketika sedang membaca informasi-informasi tersebut.

Dan tahukah kamu bahwa secangkir kopi bisa menjadi inspirasi dalam memilih informasi yang layak konsumsi. Seruput kopi bisa menjadi penyaring informasi yang tidak bermutu.

Karena dengan seruput kopi akan membuka pikiranmu menjadi lebih jernih dalam mengkonsumsi informasi yang tidak jelas. Benar tidak?

Secangkir Kopi, Perumus Informasi

Yang perlu kamu ketahui lagi adalah jika ada satu informasi yang tersebar luas, itu bisa saja berawal dari sebuah obrolan di warung kopi.

Obrolan santai bersama rekan maupun orang-orang yang berkepentingan sambil menikmati secangkir kopi bisa saja menjadi obrolan yang akan di sebarluaskan ke masyarakat. Percaya tidak?

Bisa jadi obrolan tersebut menjadi sebuah informasi yang kemudian di rumuskan menjadi sebuah berita viral di masyarakat dengan rekayasa-rekayasa yang sudah di atur sebelumnya. Itu sangat mungkin bisa terjadi.

Karena seperti itulah fungsinya warung kopi, yang semestinya kamu manfaatkan untuk mengobrol, apapun yang bisa kamu obrolkan. Begitulah yang seharusnya kamu lakukan ketika berada di warung kopi.

Tapi maksudnya bukan menjurus kepada obrolannya yang negatif yang di permasalahkan, poin yang harus di catat adalah "biasakan ngobrol di saat kamu berada di warung kopi" bukannya memegang HP sambil baca-baca informasi.

Kelakuan seperti itulah yang sering terjadi pada semua orang termasuk kamu ketika berada di warung kopi. Sibuk dengan HP masing-masing yang padahal kamu perginya beramai-ramai.

Seharusnya kamu mengobrol, bukannya sibuk masing-masing dengan diam seribu bahasa menatap layar HP canggih Android.

Ciptakan Suasana Berbagi Informasi

Ketika kamu sedang berada diwarung kopi, seharusnya kamulah yang menciptakan informasi. Kamu harus mencoba untuk selalu berdiskusi di warung kopi dalam rangka menggali informasi dengan cara berbagi informasi.

Sehingga kamu seharusnya rajin-rajin main ke warung kopi atau cafe untuk membicarakan satu informasi yang bisa saja belum kamu ketahui.


Karena informasi dari hasil kumpul-kumpul sambil ngopi adalah informasi paling berharga dari sekedar informasi di internet.

Walaupun informasi tersebut tidaklah viral, namun jika kamu mendapatkannya langsung dari sumber ketika kamu ngopi, maka informasi tersebut merupakan informasi yang bernilai tinggi.

Fungsi Secangkir Kopi

Fungsikan secangkir kopimu ketika di kedai kopi atau warung kopi sederhana sekalipun sebagai mana fungsinya. Fungsinya agar otakmu bisa fokus mikir dan meterjemahkan informasi-informasi yang ada menjadi informasi baru yang cemerlang.

Karena informasi merupakan kata lain dari sebuah pengetahuan. Dan ketika kamu mendapatkan pemgetahuan baru, maka akan secara otomatis kamu akan menggabungkannya dengan informasi yang sudah ada dalam otakmu kemudian kamu akan mendapatkan kesimpulan baru tentang sesuatu.

Ketika itu terjadi, kopi merupakan zat yang akan membantumu untuk lebih fokus dan lebih tajam mengelola informasi-informasi yang baru dan yang sudah ada dalam otakmu.

Karena secangkir kopi merupakan indikasi bahwa seseorang sedang memerlukan konsentrasi penuh dalam berpikir. Itu fakta..!!

Penghormatan Terhadap Kopi

Begitulah seharusnya kamu menghormati kopi. Karena kopi tidak bisa diabaikan begitu saja ketika kamu sudah terlalu sulit menemukan rumus yang pas didalam otakmu. Seruput kopi akan membantumu menemukannya. Percayalah..!!

Sekali lagi saya tekankan, jika kamu sedang berada di kedai kopi untuk sekedar menghabiskan secangkir kopi, itu bukanlah ngopi yang sebenarnya.

Ngopi yang sebenarnya adalah ketika kamu menghabiskan banyak waktu bersama secangkir kopi dengan obrolan panjang yang tidak ada habisnya, namun secangkir kopimu tetap masih setia menemani hingga seruput paling akhir yang terasa bubuk kopi menempel di bibirmu.

Itulah yang namanya NGOPI sebenar-benarnya NGOPI.

Warung Kopi Sebagai Pencipta Informasi


Doyan pada cicipan pertama merupakan awal yang baik untuk lanjut ketahap mencintai secangkir kopi. Karena itu adalah awal bagimu untuk mencintai kopi secara utuh sehingga kamu mampu menerima rasa-rasa kopi sesungguhnya.

Layaknya kamu akan mencintai seorang gadis, pada tahap awal tidak ada kata cinta. Yang ada adalah doyan atau tertarik ingin memiliki.

Begitupun dengan kopi, kamu akan tertarik untuk mencicipi kopi. Namun kopi bukanlah sosok yang mudah untuk dicintai, karena karakternya yang tidak banyak di gemari oleh setiap orang, "pahit".

Benar, pahit sudah menjadi brand dari rasa kopi. Bagi pecinta kopi sejati, ini tidak perlu di ingkari, di iyakan saja, karena yang berbicara adalah mereka orang awam yang belum mengenal kopi.

Tapi jika orang tersebut sudah pernah mencicipi karakter asli kopi, mungkin masih ada harapan untuk bisa diajak lebih dalam mengenal dunia kopi. Karena sebenarnya mencintai kopi itu sederhana, gak perlu ada alasan yang lebih baik lagi dari sekedar ingin tahu rasanya kopi.


Karena memang, kopi mempunyai banyak rasa. Tidak hanya pahit yang menjadi rasa utama, namun juga ada asem, manis, rasa jeruk, rasa obat dan lain sebagainya.

baca ini juga: Cara Menikmati Kopi Dengan Atau Tanpa Gula

Kopi tidak membutuhkan alasan jelas untuk dicintai. Ia akan begitu mudah untuk dicintai ketika kita ingin meluangkan waktu melihat prosesnya yang begitu panjang sehingga bisa dinikmati oleh semua orang.

Ya, kopi tidak akan menuntutmu untuk mencintainya, karena ia adalah murni untuk dicintai. Kopi tidak butuh perhatianmu karena ia akan memberikan perhatian padamu ketika ia menjadi secangkir air kopi.

Perhatian yang dimaksud adalah manfaatnya. Kamu akan mendapatkan manfaat dalam tubuh ketika kamu berani menyeruput kopi murni. Ia akan bereaksi memberikan perhatian didalam tubuhmu sehingga kamu akan merasa diperhatikan dengan adanya air kopi didalam tubuh.

Cintailah Kopi Dengan Cara Sederhana

Tidak perlu sampai setengah mampus untuk mencintai kopi, cintailah kopi secara sederhana, karena ia merupakan mahluk yang sederhana pula. Kopi tetaplah kopi yang bisa tumbuh diatas bumi dengan tanah yang telah ditentukan oleh sang Maha Mencintai.

baca ini juga: Sang Maha Pencipta Kopi

Dan Sang Maha Mencintai sudah menganugrahkan tanaman kopi kepada bangsa Indonesia, maka sudah selayaknya kita mensyukuri pemberian dari-Nya.

Cara termudah dalam mensyukuri nikmat tersebut adalah dengan mengkonsumsi kopi murni yang berasal dari daerah-daerah penghasil biji kopi di Indonesia dengan membiasakan membeli kopi biji atau yang sudah digiling langsung dari daerah penghasil kopinya atau juga dari para roasting kopi yang sudah banyak bertebaran di kota-kota.

Kamu juga bisa membelinya secara online kopi-kopi murni yang berasal dari daerah-daerah penghasil biji kopi dengan mudah, karena sekarang tidak ada yang tidak bisa dibeli oleh semua orang dari online, bahkan orang pelosok sekalipun.

Coba satu kopi dari satu daerah terlebih dahulu, kemudian secara bertahap bergantian dengan mencoba kopi dari daerah lainnya di Indonesia. Sehingga kamu akan mengerti betapa kaya rasa-rasa kopi yang ada di Indonesia.

Ada juga cara yang lebih sederhana dan tidak membuat kamu bingung melangkah. Datangi cafe, kedai kopi atau warung kopi yang benar-benar menyediakan kopi murni yang segar dan baru digiling.

Datanglah ke kedai kopi di kotamu. Cobalah untuk berinteraksi dengan sang peracik kopi. Tanyakan seluk beluk tentang kopi dan mintalah rekomendasi kopi untukmu. Tanyakan juga kopi dengan jenis apa, berasal dari mana yang tersedia di warung kopi tersebut.

Setelah itu, perhatikan saja, kehidupanmu akan berubah. Kamu akan lebih optimis dalam menjalani hari-hari setelahnya karena kamu sudah mencintai apa yang seharusnya dicintai. 

Kopi merupakan inspirasi bagi masyarakat Indonesia, semenjak dahulu hingga masa depan. Hormati kopi dengan cara mengkonsumsi kopi-kopi yang segar, murni dan langsung dari para petani kopi, bukan dari pabrikan yang di bungkus dengan label.

Jadi seharusnya kamu jangan terlalu membiasakan diri dengan mengkonsumsi kopi yang sudah di jadikan bungkus yang banyak tersedia di warung-warung alias kopi instan.

Kopi instan sah-sah saja untuk di konsumsi, namun itu akan mengurangi rasa penghormatanmu terhadap bangsa ini yang berposisi sebagai penghasil kopi terbesar nomor 4 di dunia.

Tunjukan rasa banggamu terhadap bangsa Indonesia dengan cara bangga mengkonsumsi kopi asli dari berbagai daerah di Indonesia. Karena negeri ini adalah negeri kopi, sudah sepatutnya kamu mengkonsumsi kopi yang benar-benar kopi.

Mencintai Kopi itu Sederhana


Menyeduh kopi biasanya kamu lakukan di pagi hari menjelang beraktifitas. Namun bagaimana jadinya jika ternyata sekarang adalah bulan puasa? 

Jangan harap kamu tiba-tiba lupa dan hilang ingatan bahwa hari ini kamu sedang puasa sehingga tidak sadar sedang menyeduh kopi kesukaan di pagi ini. Itu tidak akan terjadi kawan, kecuali jika kamu hanya pura-pura lupa.

Terus bagaimana dong solusinya agar bisa tetap menikmati secangkir kopi seperti hari-hari biasa?

Apakah kamu harus berhenti Ngopi di bulan ini?

Apakah hanya bisa menikmati kopi hanya di malam hari saja?

Saya kira tidak, kamu tidak harus libur dalam menikmati kopi pagimu itu. Karena saya juga tau, mungkin kamu akan merasa berat dalam menjalani hari jika belum kemasukan zat kafein di awal hari.

Akan seperti ada sesuatu yang hilang dalam harimu jika kamu tidak mengkonsumsi secangkir kopi. Gatel pengin ngopi di pagi hari, tapi ah,, sialnya sekarang lagi puasa.

Ops... Jangan salahkan bulan puasanya ya. Tidak perlu disesali apalagi membenci bulan yang suci ini. Jangan ngeluh gara-gara datangnya bulan puasa sehingga kamu merasa jauh dari seruput minuman kopi.

Ini hanya soal waktu yang bergeser saja.

Di hari-hari biasa, yang biasanya kamu sarapan pagi sekitar jam 7-8. Maka di bulan puasa sarapan pagimu akan sedikit lebih maju, bergeser disekitaran jam 3-4.

Begitupun juga ngopi, kamu bisa menggesernya di waktu-waktu itu untuk mengganti jadwal rutin ngopi pagimu.

Seduhlah kopi setelah sahur atau sebelumnya jika kamu belum juga tidur. Atau jika kamu akan tidur disekitaran jam 10 malam, maka seduhlah terlebih dahulu kopi untuk nanti di minum setelah sahur.

Kemudian setelah bangun untuk makan sahur, minumlah kopimu yang sudah dingin itu sambil menunggu waktu IMSAK tiba.

Selain sebagai kebutuhan untuk mengisi cairan kopi dalam tubuhmu, meminum kopi di waktu sahur adalah alternatif terbaik untuk tetap memiliki tenaga tambahan dalam menjalani hari yang penuh semangat di bulan puasa seperti hari-hari biasanya.

Kamu tidak boleh kehilangan tenaga di saat puasa, isilah tenaga tambahan dari kopi sewaktu sahurmu.

Maka badan kamu akan tetap bekerja seperti biasanya, penuh semangat dan penuh tenaga dalam menjalani satu hari penuh berpuasa.

Berbukalah Dengan Secangkir Kopi Susu + Kurma

Setelah seharian penuh kamu menjalani puasa dan hampir bisa dikatakan sukses karena waktu berbuka tinggal beberapa saat lagi, itulah saatnya kamu untuk menyeduh kopi lagi.

Menunggu berbuka puasa dengan mengolah kopi merupakan kegiatan yang menyenangkan. Sambil ngabuburit, kamu bisa meracik biji-biji atau bubuk kopi yang akan kamu brewing menjadi sajian berbuka hari ini.

Setelah seharian tadi, tubuhmu belum diisi apapun karena berpuasa termasuk juga kafein, menyiapkan sajian kopi merupakan kegiatan terbaik untuk mengobati rindumu akan secangkir kopi kesukaan.

Sajian kopi yang cocok untuk berbuka puasa adalah kopi susu, bisa susu kental maupun susu uht. Masukkan sebanyak mungkin susunya agar kadar manisnya lebih intense dari rasa pahit kopi.

Sementara waktu, di bulan puasa ini rasa pahit kopi harus mengalah pada rasa manis. Karena tagline untuk berbuka puasa adalah "Makan dan Minumlah Yang Manis-Manis".

Ya, bulan ini sajian kopimu haruslah manis, tidak melulu kopi yang pake gula, karena dengan susu sudah dirasa cukup untuk mendapatkan manis yang legit untuk sajian berbuka puasa.

Itu adalah kebijakan yang luar biasa dari sang utusan Tuhan yang telah di beri wahyu untuk mengucap "kalam" dari-Nya. Kalam yang akan bermanfaat untuk kelangsungan kehidupan manusia di bumi.

Mungkin karena Tuhan tahu hidupmu selalu pahit di luar bulan puasa ini. Tuhan ingin memberimu kesempatan menikmati kehidupan manis di dunia ini sebulan sekali dalam satu tahun.

Dan itulah nikmat yang mungkin tak pernah diperhitungkan atau di pikirkan olehmu sebagai penikmat kopi.

Kamu harus tau itu jika kamu benar-benar menyukai sajian kopi. Karena dalam sajian kopi saja, kamu bisa berguru kehidupan pada kopi.

Seduh Lagi Kopi Untuk Dopping TARAWIH

Sesudah berbuka dengan "makan besar" menggunakan nasi dan lauk pauk, saat itulah orang-orang akan sangat kekenyangan.

Karena biasanya mereka akan makan seperti membalaskan dendam setelah satu hari penuh tidak di masuki makanan apapun.

Kamu gak boleh niru yang seperti itu. Makanlah dengan porsi kecil saja, sisanya minumlah air putih sebanyak-banyaknya untuk mengganti cairan dalam tubuh.

Tapi air putih masih belum cukup untuk digunakan sebagai tenaga instan yang muncul secara langsung. Kamu harus memenuhi cairan kopi untuk masalah seperti itu.

Zat kafein yang terdapat dalam kopi meruapakan zat stimulan untuk sistem saraf pusat, zat perangsang yang dapat menangkal kantuk dan mengembalikan kewaspadaan.

Dan itu akan bagus sekali untuk diminum sebelum Terawih di bulan Ramadhan ini. 

Minuman kopi : Cara terbaik agar kamu kuat dalam menjalani sholat sunnah yang diutamakan dan hanya ada di bulan Ramadhan.

Dengan meminum sajian kopi, menjalani sholat sunnah Tarawih berapapun jumlah rakaatnya mungkin akan mudah untuk dijalankan.

Mau yang 11 rakaat, 23 rakaat atau hingga 33 rakaat dengan bacaan panjang surat-surat pada Al Qur'an, mungkin bisa kamu jalani dengan ringan.

Karena penikmat kopi seharusnya tahu bahwa kopi Arabika yang notabene berasal dari wilayah Arab sana, dahulu sering juga diminum untuk masalah dopping seperti ini.

Dan itu patut untuk kamu tiru agar kamu lebih kuat dalam mencari pahala yang sebanyak-banyak di bulan Ramadhan ini.

Inilah fungsi minuman kopi yang sebenarnya, sudah menjadi kebiasaan orang-orang Arab dalam meracik dan menyajikan kopi untuk keperluan beribadah.

Bukan bermaksud untuk mengagungkan orang-orang Arab, tapi yang perlu dicatat: kopi terbaik dunia itu bernama ARABIKA.

Kopi Bulan Puasa Untuk Pahala

Bagi para penikmati kopi dengarkan ini, tidak ada yang dirugikan dengan datangnya bulan puasa ini, justru inilah bulan terbaik untuk mendapatkan pahala dengan hanya mengkonsumsi kopi.

Niatkan sajian kopimu sebagai ibadah dengan maksud yang baik untuk menambah tenaga dalam mencari pahala.

Kapan lagi ada bulan seperti ini lagi, dalam setahun ini hanya terjadi di bulan ini saja, bulan Ramadhan.

Hanya dibulan puasa saja, minuman kopi akan lebih bernilai harganya dari sekedar mata melek.

Jika diniatkan dengan benar, kopimu akan bernilai ibadah, tiap biji mengandung pahala dan tiap zat kafein yang menyebar akan menuntun kamu menuju jalan ke surga.

Tetaplah nikmati kopi di bulan suci ini.

Strategi Nikmati Kopi di Bulan Suci


Ini cerita baru tentang minat obrolan menyenangkan tergantikan oleh kecanggihan yang mengubah kebiasaan lama yang penuh hiporia dengan canda tawa menjadi keheningan dunia ekspektasi.

Pura-pura menyibukkan diri dengan gadget masing-masing seakan sibuk dengan dunianya sendiri padahal sedang ada acara kumpul untuk ngopi.

Sebenarnya apalah yang sedang dikerjakan dengan Gadget tersebut, mungkin hanya scrolling layar gak jelas atau sekedar update status agar terlihat keren.

Iya memang, kebahagiaan harus dishare. Tapi tolong jangan sampai benar-benar mengabaikan waktu ngopimu itu dengan dihabiskan hanya dengan bermain gadget.

Ngobrol please...

Perlakukan secangkir kopi yang ada dihadapanmu dengan sopan. Jangan abaikan dirinya dengan menggenggam HP atau Gadget ditangan.

Mengobrollah sambil seruput kopimu yang masih hangat itu. Karena ngobrol satu paket dengan menikmati secangkir kopi.

Inilah yang kami lakukan sewaktu dulu, ketika kawan-kawan mulai berfokus pada HP nya masing-masing, ada seorang kawan yang berani menegur dan meminta untuk mengumpulkan HP masing-masing supaya ditaruh ditengah-tengah kumpulan.

Agar obrolan tercipta saat sedang menikmati kopi. Karena itulah fungsi utama warung kopi "NGOBROL".

Dan obrolanpun tercipta secara perlahan, dan sedikit demi sedikit ada yang mulai sharing tentang ilmu yang sudah didapatkannya di kampus hari ini.

Biarkan obrolan mengalir, tidak perlu lurus membahas satu tema. Ngobrol ngalor-ngidul pun gak masalah, asal NGOBROL.

Kopi memang sejata ampuh dalam mengakrabkan pertemanan. Karna kopilah orang-orang saling mengerti dan faham tentang karakter masing-masing.

Kopi merupakan kawan terbaik bagimu dan kawan-kawanmu. NGOPI sambil NGOBROL merupakan syarat yang harus terpenuhi ketika berada di warung kopi.


Karena apa artinya nongkrong sambil ngopi jika hanya terdiam dan terpaku pada layar HP masing-masing.

Hal seperti itu sih bisa kamu lakukan tiap hari dirumah, tapi tidak ketika berada di warung kopi, kamu seharusnya NGOBROL/ BICARA/ NGOMONG/ CERITA untuk mendapatkan satu informasi yang mungkin akan berharga nanti.

Jika selama ini kamu masih saja mengkonsumsi berbagai informasi dari internet, maka teruskan saja terbodohi oleh hoaxnya berita-berita bohong.

Tapi saya yakin kamu yang suka membaca informasi hoax tersebut tidak akan melupakan secangkir kopi disisimu. Ya, karena kopi bisa saja menjadi penyebab inspirasi dalam memilih informasi yang layak konsumsi.

Seruput kopi bisa menjadi bagian dari penyaring bagimu dalam menerima informasi yang tidak benar dari cerita-cerita di televisi.

Tapi tahukah kamu jika ada satu informasi yang tersebar luas, itu bisa saja berawal dari satu tongkrongan di warung kopi.

Dan memang seperti itulah seharusnya. Kamu harus mencoba untuk selalu berdiskusi di warung kopi dalam mencari-cari informasi.

Harus rajin-rajin main ke warung kopi atau cafe untuk membicarakan satu informasi yang bisa saja kamu belum mengetahuinya.

Mengobrol dan berbagi informasi juga akan melatih otakmu untuk tetap berpikir logis. Tidak hanya melulu di penuhi dengan aktifitas fantasi dan imajinasi.

Ditambah lagi dengan secangkir kopi yang bisa membuka pengetahuan tentang satu informasi yang selama ini terpendam untuk bisa di ceritakan.

Dan bisa jadi informasi tersebut sudah kamu ketahui sejak dahulu, namun tertimbun oleh informasi-informasi lainnya sehingga terlupakan sejenak.

Munculkan kembali informasi tersebut dengan seduhan secangkir kopi. Pancing dengan obrolan menyenangkan bersama kawan. Karena bisa jadi informasi tersebut bisa berguna bagi orang lain.

Karena sebenarnya berbagi itu menyenangkan, jangan takut untuk di bilang kamu banyak bicara, justru karena berbicaralah kamu akan lebih paham tentang informasi itu sendiri.

Ketika Ada Secangkir Kopi, Ngobrol please..


Tidak mudah untuk langsung bisa menikmati secangkir kopi. Apalagi hitam pekat tanpa gula. Namun jangan salahkan kopi jika kamu ternyata merindukan tegukan yang mampu menggairahkan.

Kopi obat ampuh penghilang kantuk yang dulu tidak disukai oleh emak-emak, kini sudah menjadi sebuah gaya bagi mereka untuk mendompleng mata agar tetap mampu untuk tegar.

Dan secangkir kopi selalu jadi andalan bagi kaum pria di pagi hari untuk dopping dalam beraktifitas pagi hingga sore hari.

Namun biasanya pria tidak akan cukup meminum kopi pagi hari saja, istirahat siang pun akan mereka isi dengan seduhan kopi.

Kopi Ampuh Hilangkan Masalah

Didalam kopi, ada semacam zat yang mampu mengaktifkan kembali mesin rohani yang telah mati yang ampuh dalam merumuskan detail masalah sehingga ditemukanlah banyak solusi setelah cairan kopi memenuhi otak.

Karena dengan meminum kopi, pikiran akan mudah untuk terfokuskan dengan semangat yang tiba-tiba menggebu sehingga lebih mudah dalam menyelesaikan masalah yang di hadapi.


Itu semua karena kopi.

Tanpa kopi, hari-hari yang akan di jalani akan terasa ngeri, angker dan penuh keputusasaan.

Harimu tidak akan mudah untuk dilewati, perasaan khawatir tidak akan mudah untuk ditaklukkan.

Gairah hidup yang lemas karena belum adanya 1 mililiter pun kopi yang masuk dalam raga.

Ketidakstabilan jiwa akan memicu dirimu stress, tertekan dengan banyak memikirkan beban yang ditanggung.

Rehatlah Sejenak, Ambil Cangkir Dan Seduhlah Kopimu

Jika lelah karena faktor capek setelah bekerja itu adalah wajar, namun jika lelahmu disebabkan oleh kehidupanmu yang kamu anggap tidak menyenangkan, maka segera seduh kopi.

Setelahnya minumlah kopimu secara perlahan dan bayangkan saja bahwa kehidupanmu sudah menyenangkan.


Rasakaan aliran cairan hitam kopi dalam darahmu, tunggu beberapa saat dan lihat apa yang akan terjadi.

Tidak hanya mata yang akan terbuka, namun juga pikiran dan solusi-solusi terbuka lebar-lebar.
Kebingunganmu akan hilang seketika dan kamu akan menemukan solusi tercerah untuk kehidupanmu.

Itu semua karena kopi.

Secangkir kopimu tidak pernah menghianati fungsi dirinya yang sejati. Ia akan selalu menjalankan tugasnya yang mulia.

Ia tidak pernah jemu untuk memperlakukanmu lebih istimewa dari sebelumnya.

Kopimu akan abadi dalam tubuh yang telah lama menanggung penderitaan itu, karena hidup tanpa kopi itu mengerikan.

Kopi Tidak Hanya Pengawal Aktifitas Pagi 

Diawali seteguk demi seteguk kopi dalam cangkir memang kebiasaan yang menentramkan, tapi itu tidak mesti dilakukan di pagi hari saja.

Tidak ada batasan dalam menikmati secangkir kopi, tidak ada waktu yang bisa mengikat kapan secangkir kopi harus diminum. Dimana tubuhmu menagih kafein dari kopi, disitulah kamu harus sediakan kopimu sesegera mungkin.

Kopi bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja. Karena kopi sudah menjadi bagian hidup yang harus kamu jalani. Kopi akan sangat berarti bagimu, tanpa kopi kamu akan merasa ngeri dalam menjalani hari.

Ya, itulah kopi yang seharusnya disikapi dengan baik dalam kehidupanmu. Dan mungkin saat ini kamu tidak mudah lepas dari kopi, hari-harimu akan tetap menyenangkan karena kopi merupakan sandingan terbaik ketika sendiri atau kumpul bersama.

Kopi juga sejalan dengan berbagai angan-angan dan filsafat tentang kehidupan, karena dengan kopilah pikiranmu akan lebih jauh dalam memandang.

Kopi pun bisa jadi teman terbaik ketika gundah datang, ketika perasaan mulai terlukai oleh ekspektasi romansa yang selama ini di dambakan.

Kopi bisa jadi penenang bagi jiwa-jiwa kesepian, karena sejatinya kopi adalah tanaman yang tumbuh dalam kesunyian nan tenang layaknya kesunyian hatimu.


Dan rumusnya adalah NEGATIF + NEGATIF maka POSITIF.

Dan ternyata kamupun sadar bahwa secangkir kopilah yang telah lama menemanimu menjalani pahit-manisnya hidup.

Kopimu sebenarnya sudah mengajakmu kedalam jalan yang benar dalam menikmati indahnya kehidupan, tapi kamu yang tetap saja ngeyel bahwa hidupmu memuakkan.

Mulai sekarang bangunlah untuk menikmati indahnya hidup dengan secangkir kopi yang damai. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama stok kopi di dunia ini masih ada.

Hidup Tanpa Kopi, Ngeri


Dalam kopi ada seribu makna yang dapat terungkap, seribu cerita yang dapat terucap yang dapat memberi beribu-ribu kerinduan yang tertancap.
Karena penikmat kopi seharusnya bukan sekedar menikmati secangkir kopi, tapi juga harus mengetahui apa arti kopi. 
Manusia kopi adalah identitas baru dalam menyikapi kenikmatan secangkir kopi, yang mampu mengapresiasi secangkir kopi dengan cara yang lebih menghargai.

Karena sajian kopi tidaklah sesederhana menambahkan air pada cangkir. Ada perjalanan panjang dalam proses pengolahan biji-biji kopi sehingga mampu mendapatkan kenikmatan ketika disajikan dalam cangkir.

Dimulai dari tumbuhnya pohon dari bumi dengan pemeliharaan sang Pemilik sepenuh hati untuk menghasilkan rasa terbaik bagi penduduk bumi itu sendiri.

Dilanjutkan dengan proses panen yang memilih hanya biji terbaik yang layak konsumsi, kemudian proses pencucian biji-biji dengan metode pilihan agar karakter rasa tetap terjaga.

Hingga proses penyangraian yang dilakukan secara hati-hati untuk mendapatkan tingkat sangrai yang sempurna.

Tidak berhenti sampai disitu, penyajian secangkir kopi pun harus tetap di perhatikan segala sesuatunya.

Jumlah kopi dengan air yang harus seimbang, suhu air dengan derajat berapa yang pas untuk proses ekstraksi, metode apa dengan takaran berapa banding berapa agar karakter rasa asli biji kopi tetap ada.

Juga jenis air yang harus diperhatikan agar dapat menjadi secangkir air hitam yang penuh kenikmatan.

Belajarlah pada kopi yang mempunyai karakter yang mampu menyerap segala aroma disekitarnya dan kemudian dijadikan ciri khas yang unik baginya.

Menghargai dirinya sendiri untuk menjadi yang terbaik dengan sebanyak-banyaknya aroma yang diserap.

Manusia kopi harus mampu menyerap segala informasi tentang kehidupan, mampu menghargai setiap proses yang dijalankan. 

Dan terus menerus belajar untuk mendapatkan satu karakter unik tentang diri sendiri sehingga mampu mengeluarkan hal baik bagi lingkungan sekitar. 

Juga perhatikan kegunaan ampas kopi yang mampu menghilangkan bau-bau tidak sedap disekitarnya, layaknya menutupi aib disekitar dengan kehadirannya.

Begitupun manusia kopi yang harus hadir menjadi seseorang yang mampu menghilangkan bau-bau kebusukan dilingkungan sekitar.

Itulah kopi yang harus ditiru segala hal terkecil apapun didalamnya. Menjadi manusia kopi harus bisa menghargai hal kecil apapun dalam kehidupan, karena manusia kopi selalu berguru kepada kopi yang sudah malang melintang menjalani banyak proses untuk sebuah kesempurnaan.

Hingga akhirnya seorang manusia kopi akan mampu membuat dunia terasa indah yang selalu diiringi puisi-puisi romantis.

Seperti puisi di bawah yang berjudul "Antara Kopi, Aku dan Kamu".

Hasrat untuk mengungkapkan,
ketika aku menyandingkan secangkir kopi,
semoga membuatmu mengerti akan rasa ini. 
Bersamamu aku mengerti arti warna-warni hidup.
Tidak hanya hitam-putih
atau bahkan hitam saja sehitam kopi yang kusuka. 
Dirimu adalah warna terindah
yang mengilhami pemikiran dalam mencari kebenaran. 
Hadir sebagai pelengkap,
maksud dari proses kehidupan yang berjalan. 
Mampu meningkatkan insting pemahaman kalam kauniah,
yang banyak berhembus diantara udara. 
Kamu pilihan terbaik yang sudah ditetapkan.
Tak mampu aku menyangkal kebijaksanaan yang luar biasa dari sang pencipta. 
Mempelajarimu,
merupakan keutamaan diriku dalam berucap syukur. 
Kamu sudah sempurna dalam penciptaan,
Karya Lauhil Mahfudz yang telah ditentukan. 
Tidak harus ada negatif,
ketika syukur adalah jalan untuk selalu positif. 
Dirimu baik,
sebaik Maryam yang selalu berserah diri pada Illahi. 
Tapi aku bukanlah anaknya.
Baginda Isa yang penuh keajaiban. 
Juga bukan Baginda Dawud,
Sang raja yang penuh irama. 
Atau Baginda Sulaiman
yang mampu menaklukkan. 
Aku hanyalah aku,
yang mencoba menjadi aku
yang sebenarnya aku. 
Dan ketika aku,
itulah yang aku. 
Dirimu,
yang sudah dirimu, 
Akan selalu ada bersama aku
yang sebenar-benarnya aku.

Cerita Klasik seorang Manusia Kopi


Dan semua akan kembali kepada-Nya.. 

Terus saja kata-kata terakhir di tiap-tiap halaman dalam kitab yang jelas itu ada kata seperti di atas. Kata yang selalu menjadi peringatan bagi saya pribadi untuk terus memikirkan kehidupan setelah kehidupan.

Bukan meragukan tapi kurang percaya dengan yakin dalam kadar kepercayaan yang mendalam bahwasannya akan ada kehidupan yang lain setelah ini.

Atau mungkin kurang pengetahuan akan hal itu karena diri ini selalu saja menuntut hal-hal yang kasat mata.

Sehingga pertanyaan selanjutnya adalah "Akankah saya di kembali kepadanya?".
Untuk sementara waktu, saya jawab dengan tegas YA, sambil terus mempatri keyakinan tersebut dalam lubuk hati sedalam-dalamnya.
Begitupun juga dengan "kopi" harus saya kembalikan kepada-Nya, saya persembahkan tata letak niatnya, saya pahami dan resapi bahwa milik-Nyalah semua kopi-kopi dunia.

Mau kopi tai luwak kek, Sumatra kek, Aceh kek, Papua kek, seharusnya saya perlakukan sebagai jalan untuk menuju-Nya. Bukan untuk lebih jauh daripada-Nya, apalagi sebagai jalan alternatif untuk menghindar. Memangnya ada yang bisa menghindar dari-Nya di dunia ini?

Dunia ini kan milik-Nya, jika saya sama sekali tidak ingin menyapa-Nya, maka mungkin saya harus jauh-jauh dari bumi ini. Terserah mau kemana, asalkan jangan berjalan diatas apa-apa yang sudah diciptakan oleh-Nya.

MANA MUNGKIN..!!

Betapa sombongnya diriku dapat berjalan selain ditanah-tanah ciptaan-Nya.

Apakah saya tidak pernah berpikir bahwa karena kemurahan-Nya, Dia memberikan apa-apa kepada saya secara cuma-cuma. Air, udara, angin, api yang menyala karena kehendaknya semua Ia berikan dengan gratis.

Dan saya akan memberikan pertanyaan pada pembaca, coba sebutkan satu saja tempat yang bukan hasil ciptaan-Nya, satu saja tanaman kopi yang bukan tumbuh dari tanah milik-Nya, yang mana tanah ini pun akan kembali kepada-Nya.

Dan tanaman kopi sebagai anugerah terbesar negeri ini, kenapa kita hanya memfokuskan pada bisnisnya saja tanpa benar-benar berpikir secara mendalam akan kehadiran kopi di tanah Nusantara yang subur makmur seperti ini.

Kemudian menjadikannya sebagai jalan untuk lebih mengenal diri-Nya. Juga merenungi sedalam-dalamnya, agar terciptanya rasa syukur kepada "Sang Maha Pencipta Kopi".

Kenapa tidak kita ciptakan suasana khidmat penuh rasa kagum pada penciptaan kopi yang dapat menggugah rasa-rasa dan sinkron dengan segala unsur yang ada dalam tubuh. Terutama lidah yang tak bertulang.

Sehingga dilanjutkan lagi wacana "kenapa Dia menciptakan lidah tak bertulang". Ah sudahlah..

Sungguh didalam semua itu terdapat kebesaran Tuhan bagi yang mau memikirkannya. Dan pusat pemikiran itu ditujukan agar kita lebih mengenal diri-Nya. Mendekat pada-Nya dan memastikan kita hanya bergantung kepada-Nya.

Dengan segala keagungan penciptaan-Nya, masihkan kita ragu-ragu dalam menghadirkan Tuhan sebagai pijakan akan segala sesuatu di kehidupanmu sehari-hari.

Masih sajakah kita mitos-mitoskan secara tidak sadar tentang keterlibatan Tuhan di hari-hari berat maupun ringanmu?

Jika kamu merasakan ketenangan dan sempat merenung tentang kehidupan pribadimu ketika menikmati secangkir kopi di pagi siang sore atau malam hari.

Cobalah renungkan dulu tentang sebuah penciptaan kopi-kopi yang sedang ada dihadapanmu itu. Pikirkan lebih dalam bagaimana Dia menciptakan biji-biji kopi yang nikmat tersebut.

Tidak perlu kau cemaskan tentang nasib hidupmu ketika sedang menikmati secangkir kopi itu.

Karena dengan hanya memikirkan kopi saja, kamu bisa mencapai suatu makna yang besar tentang kehidupan sesungguhnya.

Seketika itu kamu sesungguhnya sedang mendekat selangkah demi selangkah kepada-Nya. Sedangkan Dia sudah mendekat centi ke centi padamu agar kamu lebih merasa aman lagi bersama-Nya.

Tidakkah engkau rasakan kenyamanan itu?

Apakah kamu yakin itu hanyalah suatu efek dari kafein, bukan dari yang lain?

Sadarlah bahwa secangkir kopi yang kamu minum sudah dipastikan mengandung unsur-unsur Ilahiyyah yang dijaga oleh beribu-ribu malaikat, untuk memastikan lidahmu dan juga tubuh bagian lainnya dapat juga merasakan kalam keagungan-Nya yang disampaikan melalui biji-biji kopi.

Dan aku disini, bersama secangkir kopi yang aku segitigakan dalam mengolah rasa akan keagungan-keagungan yang disampaikan oleh utusan-Nya untuk menuju kembali kepada "Sang Maha Pencipta Kopi".

Sang Maha Pencipta Kopi



Kopi merupakan fakta terbaik untuk dijadikan contoh dalam kehidupan. Kopi bisa jadi jalan untuk mengenal Tuhan lebih dekat, karena dari sebiji kopi saja sudah cukup untuk mengagumi kebesaran-Nya.

Biji-biji kopi sudah banyak melewati langkah, tanpa rasa lelah mereka terus saja bertahan untuk kemudian akan memberikan suatu kenikmatan pada setiap insan yang sadar arti sebuah proses panjang.

Perjalanan yang tidak mudah untuk dilalui semestinya dapat dihargai lebih dari sekedar mencicipi dan berucap "pait bung" sehingga penambahan zat lain diperlukan untuk menyamarkan paitnya kopi.

Penambahan gula, tidak ada yang salah dengan itu, dan bukan kebenaran mutlak jika kopi hanya dicicipi sebagai kopi itu sendiri. Tapi fakta, jika kopi bisa beraneka ragam rasa tanpa adanya tambahan zat lain.

Kopi terbaik dapat tersaji dengan nikmat hanya dari kopi itu sendiri. Dimulai dari cara pencucian, pengeringan, tingkat sangrai, dan metode penyeduhan adalah penentu dari rasa kopi yang sebenarnya.

Karakter asli dari kopi itu sendiri akan muncul jika diolah dengan baik dan benar dan tentunya harus dengan cinta dan kelembutan untuk menciptakan satu karakter kopi sempurna.

Biarpun kesempurnaan hanyalah milik Tuhan, namun dalam satu biji kopi saja kita bisa belajar banyak untuk bisa menjalani kehidupan dengan sempurna dan bisa untuk mengenal Tuhan sang pencipta semua jenis biji-bijian.

Proseslah yang paling penting untuk difahami, adanya kehidupan dunia sekarang juga tidak serta merta terjadi secara tiba-tiba, karena Tuhanpun berproses dalam menciptakan.

Dalam menciptakan makhluk-makhluk yang sempurna, Tuhan mencontohkan dengan menggunakan waktu, walaupun sebenarnya Ia sama sekali tidak terikat oleh waktu.

Demi kepentingan hambanya Ia rela tidak menggunakan otoritasnya sebagai Sang Penguasa Jagat Raya yang bisa dengan mudahnya mecipta hanya dengan satu kata saja "Jadilah".

"Jadi Maka Jadilah" bukanlah suatu frasa untuk menggambarkan sesuatu itu bisa terjadi secara "ujug-ujug", tapi ada proses panjang dalam mencapai kata "Jadilah" dengan banyak syarat-syarat tertentu sehingga bisa menjadi suatu bentuk yang sempurna.

Begitulah Tuhan sudah memberikan suatu contoh untuk kita tadabburi (pikirkan) dalam menjalani kehidupan. Berproses adalah hal mutlak yang harus dijalani. Nikmatilah proses yang ada tanpa terbebani akan hasil apa yang akan didapat.

Bolehlah kita menentukan goal/ tujuan, tapi berjibaku secara serius dalam proses adalah hal utama. Begitu juga berproses untuk dapat mencicipi kenikmatan sempurna dalam secangkir kopi.

Proses kopi merupakan satu bentuk pelajaran yang begitu dalam jika kita mau memikirkannya. Karena Tuhan sering menyinggung hambanya dengan kalimat: "Apakah kamu tidak berfikir?" yang sudah tersebar dalam kitab-kitab agung yang di bawa oleh utusan-utusan-Nya.

Seharusnya hamba-hamba yang mencintai kopi mampu mempelajari sifat-sifat alamiyah bagaimana alam ini berjalan dari hanya sekedar satu biji kopi.

Maka menyatu dengan alam, mempelajarinya, berguru pada pohon, tumbuh-tumbuhan, biji-bijian termasuk biji kopi merupakan hal terbaik untuk mengerti arti kehidupan sehingga akan mudah dalam mengetahui posisi kebesaran sang Pencipta.

Kopi bukan hanya tentang rasa dan aroma, tapi juga mengandung filosofi yang begitu dalam mengenai kehidupan. Kopi juga bukan sekedar penghilang kejenuhan kehidupan, namun juga penuh dengan inspirasi pemikiran kehidupan yang mendalam.

Inilah kopi yang sedang saya coba untuk memaknainya lebih dalam lagi, agar saya tahu bahwa tidak ada yang bisa menggantikan posisi Sang Pencipta yang Agung yang sudah menciptakan banyak rasa dalam kehidupan pribadi saya.

Terima kasih Tuhan telah memberikan banyak rasa dalam kopi dan hidup ini.

Berguru Kehidupan Pada Kopi